Komunikasi pemasaran (marketing communication/marcom) menjadi landasan penting untuk kesuksesan sebuah perusahaan. Terlebih lagi di era ketika informasi berkembang dengan cepat dan persaingan bisnis yang semakin ketat. Tak hanya menciptakan ikatan emosional dengan pelanggan dan membangun citra merek, komunikasi juga berpengaruh pada pembelian konsumen.
Pemahaman yang mendalam tentang marcom menjadi vital demi meningkatkan elemen marketing dan penjualan produk. Dalam artikel ini, mari eksplorasi lebih lanjut mengenai definisi komunikasi pemasaran dan strategi jitu yang dapat Anda gunakan untuk menggaet lebih banyak konsumen.
Simak terus selengkapnya, ya!
Apa Itu Komunikasi Pemasaran?

Apakah kamu pernah datang ke event dari sebuah produk atau pusat perbelanjaan? Nah, acara tersebut merupakan upaya dari tim marcom untuk meningkatkan pengetahuan konsumen akan merek tertentu. Dari sini, mereka tak hanya mempertahankan pelanggan setia, tapi juga berpeluang mengambil hati calon konsumen.
Lalu, apa sebenarnya marcom? Berdasarkan laman University of Lincoln, marketing communication adalah kombinasi dari beberapa alat promosi, seperti saluran pemasaran, pesan, dan media untuk meningkatkan antusias konsumen lama maupun calon pelanggan.
Suatu merek terus mengembangkan strategi marcom yang biasa disebut marketing mix atau tujuh P. Ini adalah daftar kata yang kesemuanya diawali dengan huruf P. Apa saja maknanya?
- Product: mempertimbangkan fitur dari produk atau layanan yang sebuah lini bisnis tawarkan.
- Price: melihat harga produk sejenis yang beredar di pasaran dan juga posisi produk tersebut.
- Promotion: menimbang segala bentuk komunikasi guna promosi produk atau layanan kepada publik. Hal ini juga melibatkan elemen “P lain, yaitu Positioning, untuk bahan evaluasi bagaimana orang-orang melihat dan merespons merek tertentu.
- Place: merujuk pada tempat produk atau layanan terjual.
- People: memperlihatkan semua orang yang berinteraksi dengan sebuah brand.
- Process: mempertimbangkan pengalaman pelanggan dan proses komunikasi yang dijalani.
- Packaging: melihat cara yang terbaik untuk mencuri perhatian pelanggan, baik dari toko offline maupun online.
Faktor tersebut menjadi pertimbangan utama dari para profesional pemasaran ketika mengembangkan strategi komunikasi pemasaran. Selain itu, tujuh konsep itu membantu spesialis pemasaran untuk membuat promosi marcom secara kreatif.
Baca Juga: 50+ Istilah Marketing yang Perlu Kamu Ketahui
Apa Saja Peran Komunikasi Pemasaran?

Komunikasi pemasaran tidak hanya sebuah promosi belaka, melainkan ada misi yang perlu marcom jalankan demi kesuksesan suatu merek. Berikut ini merupakan peran marcom untuk keberhasilan pemasaran produk:
- Membangun kesadaran merek: komunikasi pemasaran bertanggung jawab untuk memberi wawasan tentang brand kepada dan produk atau layanan yang mereka tawarkan.
- Merawat kesetiaan pelanggan: memiliki kesetiaan pelanggan membutuhkan waktu yang lama. Konsumen harus percaya pada brand, produk, dan layanan.
- Meningkatkan permintaan produk dan layanan: produk dan layanan yang baik tidaklah cukup untuk mengambil hati pelanggan. Konsumen harus tahu bahwa ada merek tersebut agar terjual. Marcom profesional bekerja untuk melihat apakah strategi pemasaran yang dijalankan berhasil terlihat oleh konsumen yang mungkin membutuhkan mereka.
- Memperpendek siklus penjualan: poin ini bisa tercapai dengan mengerti kebutuhan pelanggan beserta motivasi, pengaruh, proses, dan juga dikombinasikan dengan riset pasar.
- Menyoroti keunggulan kompetitif: marketplace di abad ke-21 dinilai memiliki kompetisi yang ketat. Inilah saatnya tugas spesialis marcom untuk membuat promosi yang berbeda dari kompetitor dan membagikannya kepada publik.
- Memahami dan menjangkau konsumen yang tepat: tugas utama dari tim komunikasi pemasaran adalah mengetahui siapa audiens mereka dan menemukan cara terbaik untuk merilis bentuk komunikasi yang membuat mereka tertarik.
Bentuk Promosi yang Diimplementasikan oleh Komunikasi Pemasaran

Model promosi adalah alat utama untuk memancing lebih banyak pelanggan. Anda pasti pernah membeli barang atau layanan karena iklannya yang menarik atau promosi spesial yang dibagikan. Namun, bentuk perkenalan produk punya banyak jenis, yaitu sebagai berikut:
1. Iklan
Iklan adalah media penyebaran informasi bagi banyak produk agar lebih dikenal. Teknik pemasaran tertua ini terbagi menjadi dua, yaitu media elektronik dan juga media massa, seperti:
- Televisi
- Radio
- Koran, majalah, dan media cetak lainnya
- Billboards
- Situs web
- Media sosial
- Pesan tertulis
- Blog
- Iklan Google
2. Digital Marketing
Marcom digital menjangkau area daring untuk meraih pelanggan. Apalagi, saat ini mayoritas orang cenderung lebih banyak menghabiskan waktu secara online. Sebagai contoh, sebuah merek akan mengiklankan produk dan layanannya melalui iklan berbayar via media sosial, seperti Facebook atau Twitter.
Sebagai pelengkap dari promosi di media sosial, digital marketer pun merambah ke banyak media, seperti situs resmi merek, kampanye via surel, promosi multimedia virtual, dan content marketing.
3. Direct Marketing

Direct marketing atau pemasaran secara langsung bentuknya dipersonalisasi. Contohnya seperti direct mail dan telemarketing.
4. Public Relations (PR)
Public relations (PR) merupakan area komunikasi pemasaran yang berfokus pada reputasi perusahaan. Aktivitasnya meliputi press release, kampanye, dan manajemen krisis yang mengandalkan relasi dengan media dan para stakeholders. PR bertujuan untuk mempengaruhi persepsi publik mengenai sebuah perusahaan atau organisasi dan menciptakan asosiasi positif.
5. Personal Selling
Personal selling dinilai sebagai elemen penting, namun seringkali tak terlintas di benak ketika merancang strategi komunikasi pemasaran. Tujuannya sama, yaitu untuk mengedukasi calon pelanggan. Tapi, bentuk interaksinya adalah tata muka. Maka dari itu, model ini sifatnya lebih personal.
6. Branding

Merek adalah identitas utama dari perusahaan, sehingga kedudukannya tak bisa terelakkan lagi dalam taktik komunikasi pemasaran. Media pembentukan branding ini dapat dimulai melalui logo atau kemasan produk. Pesan-pesan atau copywriting ini juga harus sesuai dengan persona pelanggan.
7. Print
Maksud dari print di sini adalah media cetak yang mampu disebar secara luas. Meskipun cara ini dianggap kuno, banyak perusahaan besar yang menggunakan print untuk menyebarkan promosi produk. Contohnya seperti brosur, flyer, poster, atau kupon.
8. Sponsorship
Ini adalah metode efektif untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Pemasaran sponsorship meliputi event olahraga, konser, atau konferensi. Merek dalam acara tersebut menjadi penyumbang dana atau produk bagi kelancaran acara. Pengaruhnya bagi event adalah kesadaran merek dan produk yang semakin dikenal masyarakat luas.
9. Event
Selain bergabung menjadi pihak sponsor, sebuah merek pun sering membuat acara menarik yang diminati oleh pelanggan. Cara ini cukup efektif untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat atau organisasi tertentu.
Apa Saja Tahapan untuk Merancang Strategi Komunikasi Pemasaran?

Setelah tim berhasil merancang produk baru dan disukai oleh banyak konsumen, kini saatnya untuk mengatur rencana khusus agar popularitas produkmu semakin melesat dan lebih banyak barang yang terjual. Mengutip laman GaggleAMP, persiapkan Anda dan tim terbaik untuk melangkah menuju kesuksesan melalui strategi berikut:
1. Siapa Target Audiens Anda?
Pemasaran yang berhasil adalah ketika kampanye dapat membawa laba signifikan dan pengetahuan merek pelanggan. Carilah secara rinci siapa kelompok pelanggan yang ingin Anda incar.
Sesuaikan pemasaran produk dengan citra produk milik Anda. Sebagai contoh, Anda membuat produk perawatan kulit yang berbahan dasar ringan dan cocok untuk remaja.
2. Posisikan Produk
Selanjutnya, pesan promosi Anda harus menjawab pertanyaan simpel: apakah produk atau layananmu bisa menjadi solusi bagi konsumen? Menjawab pertanyaan tersebut akan membantu Anda dalam mempertimbangkan bagaimana posisi produkmu, apakah bersifat ekonomis, regular, atau cukup mewah.
3. Buat Elemen Branding

Branding adalah “jiwa” dari strategi komunikasi pemasaran karena membantu pelanggan mengidentifikasi produk Anda. Poin ini harus melibatkan beberapa elemen berikut:
- Nama merek
- Logo
- Tagline produk
- Palet warna yang menarik
- Tipografi dan ukuran huruf
4. Pilih Marketing Communication Mix Anda
Marketing communication mix adalah saluran yang akan Anda gunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan. Hal ini mencakup beberapa cara, seperti:
- Penjualan pribadi.
- Acara promosi.
- Sponsor.
- Pemasaran konten.
- Pemasaran influencer.
- Iklan offline di majalah, koran, atau billboard.
- Iklan digital di YouTube, Twitter, dan LinkedIn.
5. Mempertimbangkan Metrik Keberhasilan
Strategi komunikasi pemasaran offline dan online yang terpadu dapat menolong Anda untuk berinteraksi dengan audiens target dengan cara yang bermakna. Namun, untuk tahu apakah taktik Anda berhasil atau tidak, Anda perlu menetapkan sasaran yang bisa diukur. Beberapa contoh metrik keberhasilan adalah:
- Meningkatkan traffic situs web berdasarkan persentase (misalnya 20%).
- Meningkatkan penjualan daring dengan faktor persentase (sebagai contoh sebesar 30%).
- Mendapatkan tingkat keterlibatan Instagram yang tinggi (mislanya 5%).
6. Eksekusi Strategi

Setelah melewati kelima tahapan tersebut, ini saatnya untuk mentransformasikan rencana tersebut menjadi aksi nyata. Jangan lupa untuk atur tenggat waktu untuk merealisasikan hal tersebut, ya!
Baca Juga: Navigasi Sukses: Strategi Digital Marketing untuk Bisnis Anda
Jika kamu butuh data pelanggan dan jumlah produk yang terjual untuk merencanakan komunikasi pemasaran produk, andalkan iSeller sebagai alat penyedia metrik terkait aktivitas bisnis. Semuanya terintegrasi dalam satu dashboard saja dan dapat diakses melalui iSeller Admin App.
Dirancang menggunakan teknologi terkini, fitur-fitur yang ada dalam perangkat iSeller sangat adaptif untuk segala bentuk bisnis. Seluruhnya mudah digunakan dan jadi lebih efisien.
Tunggu apalagi? COBA GRATIS saat ini juga atau jadwalkan demo!